Senin, 31 Desember 2018

Masih Pertemanan

"Aku sama dia itu cuma temen, percayalah". Iya, Sky dan Earth juga teman. Pertemanan itu misterius. Ada yang bertahun-tahun mengenal tetapi hanya sebatas teman, menjadi sahabat terlihat lebih baik. Ada yang baru mengenal, tapi sudah merasa lebih dari teman bahkan lebih dari sahabat.
Ada suatu masa, pertemanan akan menakdirkan dirinya sendiri untuk berubah menjadi perasaan. Lalu dia akan menghampiri beberapa orang, termasuk Sky dan Earth.

Sebelum "pertemanan akan menakdirkan dirinya sendiri untuk berubah menjadi perasaan" menghampiri kami, kami bahkan tidak berkabar atau saling memikirkan. Tidak bertemu dan bahkan tidak ad rasa rindu. Iya, kalau bisa aku ingin terus menjadi anak-anak, anak-anak yang akan merasa baik-baik saja ketika ada orang yang meninggalkannya. 
Vidi, bocah laki-laki keturunan Jepang yang sekarang menemaniku. Lagi lagi, aku satu tahun lebih tua wkwkwk. 17 Maret 2010 - 9 Januari 2011, kira-kira 9 bulan sama-sama, akhirnya selesai juga. Setelah lulus, ya kami jadi jarang banget ketemu. Anak-anak, mudah untuk melupakan.
Earth? Dia ganteng, menurutku, dan banyak teman-teman perempuannya yang suka. Hitam manis.  Dia memiliki auranya sendiri. Mungkin selama tidak ada kabar, dia sibuk menebar pesonanya (ah elah bocah gayanyaaaaa wkwkwk). Tapi aku yakin, dia melakukannya.
Facebook, ketika ketenaran seseorang dinilai berdasarkan berapa banyak teman yang dimiliki. Beberapa temanku memiliki lebih dari satu akun karena jumlah pertemanannya telah mencapai batas yang ditetapkan pada saat itu, 5000 teman (Saat ini aku tidak tahu apakah batas tersebut masih ada atau tidak. Sebenarnya aku juga tidak tahu apakah batas itu benar-benar ada. Ya, aku tau dari temanku yang memiliki lebih dari satu akun). Mungkin sampai saat inipun, aku belum mencapai angka itu. Aku tidak memilih popular dengan menghabiskan waktu di sana.
Entah mengapa, pertemuanku selalu dimulai di tempat ibadah. Aku datang setiap minggu, tapi tidak dengannya. Setelah pertemuan itu kembali, kami berteman di Facebook. Jangan tanya siapa yang meminta pertemanan lebih dulu, percayalah akupun lupa :p Yang pasti, kami tidak SMSan karena berkirim pesan lewat Facebook tentu lebih mudah. Gayanya masih sama, "aku lg mikirin kamu". Aku rasa, semua bocah perempuan diperlakukan seperti itu. 
Pesonanya sampai sekolahku. Salah satu temanku yang popular karena memiliki dua akun facebook selalu menanyakan Earth. Dan Earth pun memang berteman di facebook dengannya ternyata. Perbedaan waktu sekolah mungkin membuat temanku tidak bisa menghubungi Earth. Iya, sekolahku adalah sekolah biasa yang masuk jam 07.00 dan pulang jam 13.00. Sedangkan sekolah Earth masuk jam 7.30 dan pulang jam 16.00. Seperti jam kerja bukan? Iya, dia masih sekolah. Sekolah favorit.
Oh iya, temanku itu Via. Tidak berteman, karena kami bersahabat sampai sekarang.
Aku yakin Earth mengatakan hal yang sama ke semua perempuan karena Via cerita kepadaku. Via hampir mati kegirangan, gak tau aja dia kalau akupun diperlakukan seperti itu wkwkwk "aku lg mikirin kamu". Pssssst, terbukti bahwa perempuan menang dari kecil sudah menyukai kata-kata manis tak bermakna. Setauku mereka pacaran, entah berapa hari, mungkin 1 atau 2 hari hahaha.
Mereka pacaran karena aku memberikan satu rahasia kepada Via. Bakat analisaku baru kusadari ternyata sudah ada sejak kecil. Enggak, aku tau ini berlebihan. Tapi gak mungkin semua orang juga sadar apa yang telah aku perhatikan. Via bisa menghubungi Earth, tapi pas Via online, Earth offline. Begitu juga sebaliknya. Hal ini menyulitkan Via, menurutnya. Aku tahu satu hal, Earth selalu membuka facebooknya setelah pulang sekolah, jam 8 malam.
Acara ret-ret selalu ada setiap tahun dan aku selalu ikut, kayanya. Pergi sebagai 'leader' karena akulah yang paling gak tau malu. Tahun ini dia ikut lagi. Sebenarnya tahun lalu dia akan ikut, tapi ketika semua orang sudah berkumpul untuk pergi ke tempat acara dan kami juga sudah latihan beberapa bulan sebelumnya untuk penampilan kami, tiba-tiba mama dan papa Earth datang memberi kabar bahwa Earth sakit digigit nyamuk. Demam berdarah. (REVISI : pas baca berulang kali, tiba-tiba keingetnya dia muntaber. Muntaber atau DBD ya? hmmm)
Jadi aku bertemu dia lagi tahun ini. Menjadi peran utama lagi. Aku benci yang sekarang. Bermain teater dan aku tidak bisa, tidak bisa menangis ketika dia mati dicerita itu. Tapi penampilan teater itu yang benar-benar mendekatkan kami. Kami butuh waktu ekstra untuk latihan (baca : bertemu). Ini adalah penampilan teater pertama kami, dan terakhir.
Tau adegan difilm India yang berlari-lari diantara pepohonan diiringi musik? Iya, kami melakukannya. Tapi, ayolah, tidak dengan musik India. Seharusnya dia menangkapku diakhirnya, tapi entah aku yang bodoh, aku yang berat (aku rasa beratku tidak mencapai angka 40), atau dia yang lemah, beberapa kali aku tidak tertangkap dan terjatuh. Sakit pant*tku :(
1-3 Juli 2011 (seharusnya benar), acara ret-ret diselenggarakan. Keberuntungan ada padaku. Iya, AKU TIDAK JATUH SAAT TAMPIL, DIA BERHASIL MENANGKAPKU! Penampilan kami menjadi penampilan terbaik. Prestasi pertama, bersama-sama. We did it!.
Bisaku bilang, berawal dari teater inilah aku sadar pertemanan itu telah berubah menjadi perasaan. 5 Juli 2011, sekitar pukul sembilan pagi, di Facebook.


Earth, inget gak waktu sepulang latihan, kamu nunggu dijemput dan aku melambaikan tangan karena aku harus pulang lebih dulu ? Inget gak cerita ini?


bersambung . . .
Laff!
Sky.


Notes :
Sky terima kritik dan saran dikolom komentar ;) Pertanyaan juga boleh seputar Sky dan Earth.
Terima kasih telah membaca.

Minggu, 30 Desember 2018

Pertemanan

Kamu dan dia berawal dari teman bukan? Begitupun aku dan dia yang diawali pertemanan. Sebut saja aku Sky dan dia Earth.

Sebenarnya aku dan Earth udah lama kenal, dari TK. Pas dulu ya cuma sebatas tau kali ya. Aku lulus TK dan mamanya memutuskan Earth mengulang 1 tahun lagi, alasannya karena dia akan sekolah disekolah bagus, mungkin favorit. Jadi sesuai jenjang sekolah, aku satu tingkat diatas dia. Eh, tapi kita tetep gak seumuran. Aku yang dari kecil gamau sekolah membuatku telat sekolah. Aku lebih tua satu tahun.
Setelah lulus TK, aku gatau kabarnya. Beda sekolah. Lagian aku juga gak mikirin dia lah ya, anak baru lulus TK tau apa sih (pada waktu itu). Mungkin sekitar aku kelas 4 SD, kita ketemu lagi ditempat ibadah dan ikut semacam acara ret-ret gitu, tapi khusus anak-anak. Aku sama dia itu sama-sama gatau malu, jadi terpilihlah jadi peran utama. Aku jadi Cinderella dan dia Pangerannya (sumpah aku agak geli pas ngetik ini hahaha).
Iya, ini masih puppy love kok, jamannya SMSan dan ketemu pas ditempat ibadah aja. Setelah acara ret-retnya selesai, ya lost contact lagi.
Pernah ketemu di Klenteng (tempat ibadah umat Kong Hu Chu), orang tua kami ya lagi ngobrol-ngobrol aja. Karena dia udah biasa ke Klenteng, hari itu dia bawa raket badminton. Ya kita jadi main deh. Selesai main, tantenya bilang "wah apa kita jodohin aja?". Ya yang lain cuma ketawa, toh anak SD masa udah dijodohin.
Dia jarang ke tempat ibadah, jadi ya jarang ketemu juga. Terus ada satu kali, diakhir tahun, dia ibadah dan kita malah SMSan lagi.

"Km lg ap?"
"Aku lg nonton" (jawabku, misalnya). "km?"
"Aku lg mikirin kamu"

Awalnya ku senengggggggggg banget. Wah ada yang mikirin aku nih. TAPI, setelah beberapa hari, setiap SMSan dan setiap aku tanya balik dia lagi apa, dia selalu bilang "aku lg mikirin kamu" :| DAN setiap dia udah bilang klo dia lagi mikirin aku, abis itu dia ilang, SMS aku besoknya lagi dan begitu lagi, seterusnya :| :| :|
19 Desember 2009, seingetku dia lagi nonton film di bioskop sama keluarganya, entah film "Sang Pemimpi" atau "Laskar Pelangi", aku juga lupa, aku rasa "Sang Pemimpi" sih. Dia SMS aku lagi. Bedanya, abis dia bilang "aku lg mikirin kamu", dia masih SMS aku.

"Aku mau ngomong sesuatu"
"Apa?"
"Mau gak jadi pacar aku?"

Tau kan jawabanku? Aku nerima WKWKWKWK 

"Yaudah aku nonton dulu ya sama keluarga aku"

Aku bingung, filmnya lama banget atau dia lupa pernah nembak aku, sampe 3 hari gak SMS dong. Akhirnya putus, tapi ini aku beneran lupa setelah berapa hari dan karena apa putusnya, dan gatau juga sih ada kata putus atau enggak, ya lost contact lagi aja.


bersambung . . .
Laff!
Sky.