Aku cape mengemis kabar dan waktu untuk bertemu. Kehadiranku juga tidak dihargai dan diingat. Dia gak pernah inget Valentine, Anniversary, bahkan ulang tahunku. Maksudku, dia tau hari itu, tapi menurutnya hari itu sama seperti hari lainnya. Aku pun tidak berharap ada hadiah mahal, setidaknya diingat dengan hadiah kecil, sebatang coklat, kartu ucapan, balon, atau pergi makan pinggir jalan juga gak apa.
Aku pernah mendengar istilah 'perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan'. Hubungan ini sebenarnya diluar ekspetasiku. Aku selalu menghargai hadirnya, mengingatnya dimanapun aku berada. Kemanapun pergi, entah hari istimewa atau bukan, pasti ada hal manis yang kuberikan untuknya. I knew he wouldn't do the same.
Kami bertengkar mengenai waktu sampai keberadaanku yang tidak dianggap itu. Setelah dia pulang dari Lampung, dia menemuiku di tempat ibadah. Pagi itu, dia memberikanku tas ransel hitam besar. Boneka Keroppi. Bingung sebenernya kenapa Keroppi, aku gak pernah cerita aku suka Keroppi dan aku memang gak suka. Ternyata, dia juga gatau nama karakter boneka itu Keroppi. Dia kasih aku itu dengan alasan karena warnanya, hijau. Ya, warna kesukaannya dengan alasan mamanya juga menyukai warna hijau. Sejak saat itu, si hijau itu menemaniku tidur.
Tapi, masalah waktu itu tetap menjadi perdebatan. Hari-hari diisi dengan pertengkaran. Mungkin karena sama-sama cape, kami jadi jarang berhubungan via chat atau video call. Dia datang jemput untuk pergi ke tempat ibadah aja tiba-tiba, tanpa chat dan akhirnya dia selalu menungguku siap-siap. Sejak itu komunikasi kami buruk sekali.
Mei 2013, lupa tanggalnya, kami ikut jalan-jalan ke Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ada keluarganya dan keluargaku juga. Untunglah kami dan teman-teman kami duduknya terpisah dari orang tua, ya walaupun aku gak duduk sebelahan sama dia, depan belakang aja, tapi kami udah seneng. Yang membuatku senang, bertemu itu membuat komunikasi menjadi jauh lebih baik. Sekitar 1 minggu kami dalam perjalanan itu.
Btw, pas jalan-jalan itu aku lagi libur UN dan dia, tentunya bolos sekolah wkwkwk Sepulang jalan-jalan, ada jadwal perpisahanku. Sudah hampir mulai dan dia masih belum datang juga. Komunikasi kami yang buruk juga membuat kami gak bertukar kabar. Yang kutahu, aku hanya memberitahu hari dan jam acara perpisahanku, berharap dia datang.
Dia datang dengan kemeja hitam yang kuberi, bahkan dia datang lebih dulu dibanging mamaku. Itu adalah moment pertama aku semobil hanya dengannya dan mamaku, sewaktu pulang dari acara perpisahan.
Dia datang dengan kemeja hitam yang kuberi, bahkan dia datang lebih dulu dibanging mamaku. Itu adalah moment pertama aku semobil hanya dengannya dan mamaku, sewaktu pulang dari acara perpisahan.
Liburan sekolah tiba, hubunganku tambah rumit. Bisa dibilang putus kah? Dia pergi ke Bali bersama keluarganya. Aku masih inget lebaynya dia yang galau dan nulis-nulis namaku dipantai. Dia bilang, dia suka Pulau Dewata itu. Dia juga membuatkanku kalung kayu bertuliskan namaku.
Tahun ini kami tuh menjadi partner kerja. Dia menjabat sebagai Ketua Remaja di tempat ibadah dan akulah wakilnya. Ada dua wakil, aku dan temanku, Tata. Dengan adanya kontrak kerja ini, masalah pertemuan bisa teratasi karena kami harus datang setiap ibadah, tanggung jawab. Tapi hubungan kami disana itu tanpa status. Rumit.
Saat dia ulang tahun, tepat dihari minggu. Kami sedang mengadakan suatu acara sehingga kami harus menginap dari hari sabtu, bersama teman-teman panitia yang lain. Tengah malam, karena aku Ketua Acara, aku membuat briefing tengah malam sekaligus ada unsur kesengajaan untuk membuat kejutan ulang tahun . Mungkin saat itu dia sadar betapa aku sangat peduli dan tulus, dia memintaku untuk kembali. Maksudnya pacaran lagi, kan tadinya tanpa status. Gatau kenapa, aku menolak. Aku ingin hubungannya tetap seperti ini, tanpa status.
Saat aku ulang tahun, seperti biasa aku makan malam bersama keluargaku. Aku juga mengundang teman-teman ibadah. Earth juga aku minta untuk datang. Teman-temanku datang bawa kue coklat, sedangkan Earth tanpa kabar. Lalu seorang temanku bilang,
Saat aku ulang tahun, seperti biasa aku makan malam bersama keluargaku. Aku juga mengundang teman-teman ibadah. Earth juga aku minta untuk datang. Teman-temanku datang bawa kue coklat, sedangkan Earth tanpa kabar. Lalu seorang temanku bilang,
"itu kuenya dari Earth. tadi dia datang pas kita mau pergi, nganterin kue doang terus bilang gak bisa datang. Gak dibolehin (sama mamanya)".
Oh, ternyata dia ingat aku. Selama masih diingat, aku sudah bahagia <3
Akhir tahun 2013, kami mendapatkan tugas menghadiri acara keagamaan nasional, tepatnya di Mojokerto, Jawa Timur. Lupa dia lagi ngapain, tiba-tiba dia jatuh dan betis sekitar tulang keringnya terluka, bercucuran banyak darah. Menahan malu, dia berdiri dan bilang, 'enggak, enggak sakit'. Aku gak percaya itu gak sakit :p waktu diobati, mukanya merah dan Earth memegang tanganku erat-erat wkwkwk Selama acara, sekitar satu minggu juga, jalannya jadi gak bener :p
Begitulah kami melepaskan tahun 2013, bersama-sama menerbangkan lampion dengan harapan. Harapanku, aku bisa terus sama Earth dan gak banyak berantem. Gatau deh doa dia apa.
bersambung . . .
Laff!
Sky.
Notes
Sky terima kritik dan saran dikolom komentar;) Pertanyaan juga boleh seputar Sky dan Earth.
Terima kasih telah membaca.
Akhir tahun 2013, kami mendapatkan tugas menghadiri acara keagamaan nasional, tepatnya di Mojokerto, Jawa Timur. Lupa dia lagi ngapain, tiba-tiba dia jatuh dan betis sekitar tulang keringnya terluka, bercucuran banyak darah. Menahan malu, dia berdiri dan bilang, 'enggak, enggak sakit'. Aku gak percaya itu gak sakit :p waktu diobati, mukanya merah dan Earth memegang tanganku erat-erat wkwkwk Selama acara, sekitar satu minggu juga, jalannya jadi gak bener :p
Begitulah kami melepaskan tahun 2013, bersama-sama menerbangkan lampion dengan harapan. Harapanku, aku bisa terus sama Earth dan gak banyak berantem. Gatau deh doa dia apa.
bersambung . . .
Laff!
Sky.
Notes
Sky terima kritik dan saran dikolom komentar;) Pertanyaan juga boleh seputar Sky dan Earth.
Terima kasih telah membaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar